Bisnis Operator Telekomunikasi Mulai Melemah?

Lembaga Riset Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Sharing Vision mengungkapkan pengamat bisnis telekomunikasi juga sudah memprediksi industri bisnis TIK memiliki nilai pertumbuhan yang sangat kecil bahkan negatif.

dimitri

Chief of Sharing Vision Dimitri Mahayana mengungkapkan namun, kemampuan operator telekomunikasi di Indonesia untuk bertahan dan survive dinilai layak untuk dipuji.

Berkaitan dengan operator telekomunikasi, hal ini disimpulkan dari hasil informasi terakhir bahwa beberapa operator terbesar mulai mengalami masalah dari sisi rapor keuangannya pada satu hingga dua tahun terakhir.

“Jadi, bila intrusive advertising langsung dilarang oleh pemerintah, hal itu bisa makin mengurangi kekuatan operator telekomunikasi di Indonesia untuk bertahan,” ujarnya.

Sedangkan dari sudut pandang lain, intrusive advertising dianggap oleh berbagai pihak memiliki dampak negatif. Di antaranya yaitu persaingan tidak sehat disebabkan iklan terkadang ditampilkan di situs kompetitor secara langsung.

Dalam hal ini, operator mengarahkan pengguna ke alamat operator terlebih dahulu untuk menghasilkan pendapatan iklan. Praktik ini dapat digolongkan sebagai upaya hijacking atau hostile redirecting untuk menghasilkan keuntungan sepihak.

Praktik ini juga dianggap menyalahi hak pemilik nama domain dan IP address karena menumpangi tanpa ijin akses ke domain atau alamat IP tersebut. Tidak hanya itu, secara tidak langsung hal juga mengganggu kenyamanan pengguna atau pengakses situs dan merugikan pemilik media.

“Operator tentu perlu mempertimbangkan, pada saat pelanggan ada dalam critical time atau injury time, misalnya dimana pelanggan amat membutuhkan informasi dengan cepat tentang lokasi rumah sakit atau informasi penting lainnya. Keterlambatan barang beberapa detik bisa membuat persoalan menjadi pelik bagi pelanggan.”

Sumber

Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping
0