Layanan Berpotensi Sukses (Perkembangan e-Money via Seluler)


Perkembangan electronic money (e-money) melalui layanan seluler memang relatif baru di negeri ini, namun potensinya demikian besar. Setidaknya, hasil penelitian lembaga riset telematika, Sharing Vision, Bandung menyebutkan bahwa e-money di Indonesia, baik dari sisi volume maupun nilai transaksi, terus mengalami peningkatan secara eksponensial.

Ambil contoh pada periode 2008 lalu. Menurut Sharing Vision, jika pada Januari 2008 transaksi uang digital baru 1,8 juta transaksi senilai Rp. 80 juta, maka di akhir tahun mencapai 13 juta transaksi senilai Rp. 380 juta! Bahkan angkanya melesat hingga Rp. 2,5 triliun di akhir tahun 2010 lalu. Angka ini memang sejalan tren global dan prediksi lembaga riset global, Gartner, yang menyebutkan pembayaran mobile 2012 sebesar 3 persen dari total pengguna ponsel. Selain itu, seperti disampaikan lembaga riset, Jupiter, total pendapatan layanan transfer via layanan seluler (mobile remittence) diduga mencapai 5 miliar dolar tahun 2013 mendatang.

Angka ini tidaklah mengada-ada, sejumlah operator seluler dunia sudah mengalami kenaikan pendapatan dari mobile remittance ini. Jika pendekatannya tepat, apalagi geografi Indonesia berpulau-pulau, layanan ini sangat berpotensi sukses. (An Intermezzo)

See all related posts (15)

Produk Terkait