E-COMMERCE & FINTECH UPDATE 2017 & TRENDS 2018

Topics : Digital Business & Technology
November 29, 2017
Bandung
Price :
Accomodation Price :

Registrasi

Institusi
Contact Person


Pembayaran
Dapat dilakukan dengan
mentransfer ke
Bank BRI
Kantor Cabang Pembantu ITB Bandung
No. Rek. 0593.01.000267.30.6
a/n. PT. Sharing Vision Bandung
atau
menggunakan online payment gateway Finpay
Detail Pricing : Rp 7.000.000,- Lunch & Coffee Break, Meeting Package, Course Material & Certificate No Accomodation. With Accomodation : - Premier Trans Luxury + Rp. 1.875.500,- (weekday) per Night, room only+breakfast - Standard Ibis Hotel + Rp. 500.000,- (weekday) per Night, room only+breakfast

Schedule

Date:

Details:

Contact Person :

Office Phone :

Agenda

Rabu, 29 November 2017
  • 09.15 - 09.30:
  • Morning Coffee/Tea & Registration
  • 09.30 - 11.30:
  • eCommerce Update 2017 & Trends 2018 : Toward Traditional To Online Crossover (Plus Indonesia eCommerce Survey Oktober November 2017)
  • 11.30 - 13.00:
  • Prayer & Luncheon
  • 13.00 - 14.30:
  • eChannel for eCommerce Update & Fintech Update & Trends 2018 (Plus : Sharing Session from Real eCommerce / Fintech Player (Bukalapak (under confirmation), Traveloka (under confirmation))
  • 14.30 - 15.00:
  • Afternoon Coffee Break
  • 15.00 - 16.30:
  • 3 Big Data Analytics And Applications (Plus 2 Use Case : Sentiment Analysis for eCommerce Customer Comment in Indonesia and Market Basket Analysis)
Kamis, 30 November 2017
  • 08.00 - 09.30:
  • Fintech Direction & Regulation Update
  • 09.30 - 10.00:
  • Morning Coffee
  • 10.00 - 11.30:
  • Big Data, Convergence & eCommerce Regulation Update (Guest Speaker: DR. Danrivanto Budhijanto, SH, Staf Khusus Kemenkominfo (under confirmation))
  • 11.30 - 11.50:
  • Penutup
  • 11.50 - 14.00:
  • Prayer & Luncheon

Venue:

Trans Luxury Hotel

Address:

Jl. Jendral Gatot Subroto, Cibangkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Benarkah kue ekonomi semakin bergeser ke online?

Benarkah karena itu pasar tradisional semakin berkurang?

Seberapa besar dampak pergeseran ke ekonomi online?

 

Bagaimana persepsi pelanggan terhadap berbagai situs eCommerce yang ada?

Bagaimana membangun mesin berdasarkan big data analytics yang bisa memantau secara real time komentar-komentar pelanggan?

Bagaimana pula penerapan big data analytics sebagai salah satu ujung tombak layanan eCommerce & Fintech?

 

Bagaimana penggunaan eMoney di berbagai situs eCommerce maupun fintech?

Sebagian dari eMoney yang di-issued oleh eCommerce maupun fintech ternyata belum mendapatkan ijin dari regulator (Bank Indonesia). Bagaimana duduk permasalahannya?

Bagaimana gambaran penggunaan berbagai teknologi eChannel dan eMoney sebagai alat bayar untuk berbagai layanan eCommerce?

 

Bagaimana pula update regulasi terkait eCommerce maupun fintech?

Bagaimana pula update regulasi  terkait penerapan big data analytics?

Bagaimana tinjauan konvergensi dan arah kebijakan hukum di Indonesia di era konvergensi?

 

 

Kami mengundang Bapak/Ibu beserta staf untuk menghadiri dan berpartisipasi pada workshop dan sharing session Sharing Vision:

 

E-COMMERCE & FINTECH UPDATE 2017 & TRENDS 2018
(Plus: Indonesia eCommerce Survey Oktober November 2017)

 

Beberapa kejadian terakhir seperti tutupnya toko ritel dan departemen store di ibukota semakin menguatkan pertanyaan, benarkah eCommerce memberi dampak kelemahan industri tradisional(offline). Setelah sebelumnya diketahui adanya penurunan penjualan tiket penerbangan di agen travel sebesar 20-30%, serta penurunan penjualan ritel sebesar 20% di kuartal 1 2017.

 

Pertumbuhan eCommerce Indonesia 2018 diprediksi double digit. Potensi eCommerce di Indonesia menarik para penyelenggara eCommerce mencoba memanjangkan sayapnya disetiap layanan yang mungkin, memblurkan batasan layanan, semua bisa menjual semua! Begitupun mendorong munculnya eCommerce-eCommerce untuk UKM yang didukung pemerintah, hingga gagasan eCommerce untuk pedagang kaki lima dan koperasi.

 

Di saat yang sama, layanan fintech dan eChannel juga tumbuh, dipicu booming eCommerce, baik dari start up, telco, bank, perusahaan finance dan lainnya. Jenius, menyebut dirinya bank reinvented. Memberi user kontrol keuangan via mobile, all online. Netzme, aplikasi social payment — serupa WeChat Pay, Snapcash—telah di download 500 ribu user. User dapat mentransfer uang P2P menggunakan ID nickname saja.

 

Welcome to Bandung. Welcome to Sharing Vision.

 

Salam,

Dr. Ir. Dimitri Mahayana, M.Eng., CISA., ATD.
Chief of Sharing Vision Indonesia

 

Postingan Terkait

BETA