Workshop Branchless Banking & Layanan Keuangan Inklusif 2015

Topics : Straight News

Kali ini Sharing Vision menggelar workshop dengan tema “Branchless Banking & Layanan Keuangan Inklusif 2015 di Hotel Aston Primera Jalan Doktor Djunjunan No. 96, Bandung. Workshop yang digelar pada tanggal 29 -30 Januari 2015 ini dihadiri oleh 35 peserta dari berbagai instansi, yakni Bank BJB, BJB Syariah, BNI, Bukopin, BRI, Bank DKI, Bank Jatim, Mayapada, Bank Muamalat, Bank QNB, Microlink Soluton, Pos Indonesia, Sigma Cipta Caraka, Telkom, Telkomsel, Indosat, dan Jatelindo.

1-Sharing-Vision

Sharing Vision membagi 5 sesi pembahasan dalam dua hari. Hari pertama tanggal 29 Januari 2015, Sharing Vision membahas mengenai Pengembangan dan Akselerasi Layanan Keuangan Inklusif di Indonesia Melalui LKD & Laku Pandai 2015: Visi & Arah Regulasi dengan pembicara Ricky Satria, Deputy Director Bank Indonesia. Selepas istirahat dan makan siang, Sharing Vision kembali melanjutkan workshop dengan membahan Global Banchmarking & Lesson Learned dan Model Bisnis & Managemen Agen (pasca peraturan POJK No 19/POJK.03/2014 & PBI No 16/8/PBI/2014 & SE No 16/11/DKSP & SE No 16/12/DPAU). Selain Ricky Satria dari Bank Indonesia, Sharing Vision juga menghadirkan Dimitri Mahayana dan Arry Ahmad sebagai narasumber.

1-Sharing-Vision-Ricky-Satria

Ricky Satria

Setelah tiga sesi dilaksanakan pada hari pertama, sesi keempat digelar pada hari kedua tepatnya tanggal 30 Januari 2015 dengan mambahas Arsitektur dan Solusi Teknologi Branchless Banking (Plus Mengenal 4G (LTE) dan Dampaknya pada Branchless Banking). Sesi terkahir sekaligus penutup, Sharing Vision mengupas tuntas mengenai Indonesia Cyber Crime Survey & Aspek Keamanan Informasi.(**)