Branchless Banking Janjikan Sejuta Peluang

Topics : An Insight

Bisnis pengiriman uang atau remittance menjadi salah satu peluang yang menjanjikan ketika dilakukan dengan menerapkan branchless banking.Berdasarkan data Sharing Vision, tahun ini jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri sebanyak 6,5 juta orang. Jumlah uang yang dikirim mencapai Rp168 triliun.

Transaksi remittance internasional dikenakan biaya sebesar Rp22.800 per transaksi. Jika 50% dari transaksi remittance tersebut berpindah ke mobile remittance, maka potensi pendapatan bisa mencapai Rp1,07 triliun. Angka tersebut belum termasuk keuntungan yang didapat dari domestic remittance. Jumlah unbanked people di Indonesia mencapai 80 juta jiwa. Unbanked people yang tinggal di wilayah pedesaan sendiri sekitar 48% atau sebanyak 41,6 juta jiwa.

“Jika rata-rata setiap orang per tahun melakukan enam kali pengiriman uang, maka potensi pasar local remittance bisa mencapai Rp1,24 triliun”, ujarChairman Sharing Vision Indonesia Dimitri Mahayana, dalam Media Gathering, di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan ini. Selain remittance, ada peluang yang bisa diambil dari UMKM. Saat ini, jumlah UMKM di Indonesia sebanyak 56,54 juta. Baru 30% dari jumlah UMKM tersebut yang mengakses pembiayaan perbankan. Itu artinya, potensi branchles banking dari sektor UMKM ini sekitar 39,6 juta UMKM.

Penerapan branchless banking di industri perbankan juga bisa memperbesar dan mempermudah distribusi pelayanan perbankan. Dengan berbagai potensi ini, kesempatan bagi bank untuk mempertebal perolehan dana pihak ketiga (DPK) dan fee base income mereka semakin besar.

Sumber : infobanknews.com