Security Trend 2013 : Identity Theft dan Fraud (Bagian I)

Topics : An Insight, IT Security & Risk Management

Kali ini SHARING VISION akan membahas Security Trend 2013 mulai dari Anatomi Serangan, Technical Attack, Social Engineering, dan Regulasi.

Sebelumnya kita akan membahas tentang Identity theft dan Identity fraud. Identity theft adalah tercurinya informasi pribadi seperti Nama, istri, anak, alamat rumah, email, akun sosial media dan kartu identitas atau KTP. Sedangkan Identity fraud adalah penggunaan informasi tersebut untuk melakukan fraud atau penipuan/penggelapan.

Dalam Identity theft dan fraud ada lima serangan yang menjadi trend saat ini, yaitu, Password (Dictionaty) Attack, Social Media, Big Data, Account Hijacking, dan Financial Fraud.

Pencurian password termasuk salah satu yang sering terjadi. Pencurinya dapat mengambil password seseorang melalui sniffing password lewat network atau merekam pasword menggunakan keylogger.

(sumber : sharingvision.com)

(sumber : sharingvision.com)

Solusi untuk mengatasi pencurian password adalah menggunakan password yang kuat seperti memakai campuran huruf, angka dan karakter, mengganti password secara berkala, dan penyedia layanan meng-enforce pergantian password regular dan merekomendasikan penggunaan password yang kuat.

Akun social media juga menjadi target dalam Identitu theft karena berisi data-data pribadi dan terkoneksi dengan relasi-relasi yang terpercaya. Pembajakan akun memlaui YM dan Facebook pernah dialami oleh artis senior Jajang C Noer yang terjadi pada 2010, akun tersebut digunakan untuk menipu relasi-relasi yang ada didalamnya.

(sumber : sharingvision.com)

(sumber : sharingvision.com)

Solusinya mengatasinya adalah menggunakan password yang kuat seperti memakai campuran huruf, angka dan karakter, segera mengganti password ketika ada indikasi insiden dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk me-log out akun tersebut.

Bersambung…(**)