Facebook dkk Dirayu “Masuk” Indonesia

Topics : An Insight

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan penyedia data center Equinix asal Amerika Serikat telah mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4. Kehadiran Equinix ini diprediksi dapat merayu perusahaan internet besar macam Google, Facebook, Research In Motion, dan sebagainya, untuk menaruh server-nya di Indonesia.

Equinix menggandeng PT Data Center Infrastructure (DCI) sebagai mitra lokal di Indonesia. Mereka mulai beroperasi pada awal 2013, dengan jaminan service level 99,995 persen.

Menurut Dimitri Mahayana, chairman lembaga riset Sharing Vision, Equinix adalah salah satu penyedia data center papan atas dunia yang melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location atau interkonektivitas.

“Equinix punya 2 data center di Singapura. Sepengetahuan saya, sudah 3 tahun belakangan ini data center Equinix di Singapura sama sekali tidak pernah kedip. Mereka jarang sekali mengalami gangguan,” kata Dimitri saat dihubungi KompasTekno, Kamis (27/12/2012).

(sumber : blogspot.com)

(sumber : blogspot.com)

Equinix juga memiliki sistem daya listrik cadangan yang kuat. Standar daya hidup generator yang mereka miliki bisa bertahan 72 jam.

Karena itu, lanjut Dimitri, 9 dari 10 perusahaan internet raksasa global percaya kepada Equinix. Hal inilah yang membentuk harapan agar Facebook, Google, Twitter, Research In Motion dan lainnya mau menempatkan data center di Indonesia.

Selain Equinix, pemain data center global yang telah melakukan ekspansi ke Indonesia adalah Cyber Complete Secure Facilities (CSF) asal Malaysia. Mereka menangani lebih dari 200 pengadaan data center di Malaysia, Vietnam, Thailand, dan berencana ekspansi ke China dan India.

Di Indonesia sendiri, ada sekitar 14 perusahaan penyedia data center lokal, antara lain Metrodata, Aplikanusa Lintasarta, IDC, Centrin Online, Cyberindo Aditama, Citra Sari Makmur, Patra Telekomunikasi Indonesia, Indonesia Mesh Networks, SIGMA, Elitery (Data Sinergitama Jaya), Greenlink, IconPLN, Indosat, dan Omadata. Sharing Vision memprediksi bisnis data center di Indonesia tahun 2012 tumbuh double digit (di atas 10 persen) dari tahun ke tahun.(An Intermezzo)