Penyelenggaraan Seminar Pengadaan Dan Aspek Legal: Teknologi Informasi dan Telekomunikasi 2012

Topics : IT Procurement

Bagaimana perusahaan seharusnya memformulasikan standar pengadaan Teknologi Informasi, khususnya untuk pengadaan High Performance Technology? Bagaimana membangun standar pengadaan yang baik untuk memperoleh ‘best price but with best performance’? Dan bagaimana menghadapi risiko legal dari sebuah kontrak kerjasama dengan pihak ketiga terkait standar yang baik tersebut? Semuanya diulas dalam workshop bertajuk Pengadaan Dan Aspek Legal: Teknologi Informasi dan Telekomunikasi 2012 yang diselenggarakan oleh Lembaga Riset Sharing Vision, 26-27 Maret 2012 kemarin di Aston Primera Hotel Pasteur, Bandung.

Expert Sharing Vision Arry Akhmad Arman

Dengan pembicara Chief Sharing Vision Dimitri Mahayana, Expert Sharing Vision Arry Akhmad Arman, dan rekan SV lainnya seminar ini membahas Pengadaan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi: Review dan Prinsip Dasar, Framework dan Kriteria untuk Pemilihan Teknologi, Case Study: Justifikasi, Engineering Estimation dan owner Estimation dalam Pembelian High End Server, Aspek LEGAL Teknologi Informasi dan Telekomunikasi: PENGADAAN & PARTNERSHIP (speaker: Dr.Danrivanto B, S.H., LL.M in IT Law; Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran; Anggota BRTI), dan Case Study: Kontrak Kerjasama dengan Pihak Ketiga dan Analisa LEGAL & REGULATION RISK-nya (speaker: Dr.Danrivanto B, S.H., LL.M in IT Law; Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran; Anggota BRTI).

Seminar Pengadaan Dan Aspek Legal Teknologi Informasi dan Telekomunikasi 2012, 26-27 April 20120, Aston Primera Hotel, Pasteur Bandung

Seminar ini dihadiri oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai lembaga. Mereka adalah Diyas Maretta W, Ronang Andrianto, dan Siswoyo Setu dari Asuransi Jiwasraya, Gito Pranowo dan Gumilar Barkash S dari Bank BJB Syariah, Dani Kurniawan, Fajar Kristianto, dan Yudha Hanindyotomo dari Bank BTN, Didik Imam Waluja, Sri Sartika, dan Yocky Eko Wicaksono dari Bank Bukopin, Ahmad Nasrullah, Indray Ariyanto, Tjahya Dwisaparta, dan Tulus P. Hutabarat dari Bank Mandiri, Indra Tjahja dan Martindy Rajagukguk dari Taspen, Farah Afianti dan Hugo Toni Seputro dari Pelindo II, dan Sri Rejeki Astuti dari Tugu Pratama Indonesia. (Ilham Santoso)

Produk Terkait