Testimonial BRANCHLESS BANKING TREND 2014


“Bank Danamon sendiri belum terlibat dalam Branhcless Banking, mungkin sekarang sedang digarap oleh tim bisnis kita. Kalo peraturan dari BI (Bank Indonesia) sudah keluar, mau tidak mau kita harus tunduk dan ikut pada regulasinya. Ini baru yang pertama kali saya ikut workshop ini. Saya merasa mendapat banyak masukan dan informasi terbaru, ditambah nara sumber yang kompeten. Saya harap Sharing Vision bisa menjadi bagian dan memberikan kontribusi pada dunia perbangkan dan teknologi Indonesia.” (Sudianto Hartono – Bank Danamon)

Sudianto Hartono (sumber : sharingvision.com)

Sudianto Hartono (sumber : sharingvision.com)

“Bank Bukopin sendiri sudah punya Brancless Banking sejak 2008 jauh sebelum ada regulasi, kini kita punya 600 Swamitra. Hanya saja kita terlambat apply ke BI sebagai model. Kedepannya kita akan tambah Swamitra hingga 1000 agen di titik tertentu yang tidak bisa dilayani oleh channel-channel Bukopin. Saya sendiri sudah 4 kali ikut workshop Sharing Vision, tapi kalo saya kirim anak buah sering. Makanya saya kirim anak buah untuk ikut workshop Sharing Vision supaya tahu update data, informasi regulasi, situasi perkembangan pasar dan IT. Karena bagian dari stategi itu tidak lepas dari empat hal, yakni strategi bisnis, strategi SDM, dan terakhir strategi Risk Management, Nah Sharing Vision selalu memberikan materi itu. Kedepannya saya harap Sharing Vision dapat memberikan masukan dari praktisi-praktisi yang berbeda-beda.” (Adhi Brahmantya – Bank Bukopin)

Risk Management

See all related posts (15)

Produk Terkait